Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Saturday, 12 January 2019

Perintah Seleksi (Percabangan)

Seleksi kondisi adalah proses penentuan langkah berikutnya berdasarkan proses yang terjadi sebelumnya. Seleksi kondisi ini sangat penting dalam pemrograman sebab dengan adanya seleksi kondisi, program dapat menentukan proses apa yang harus dilakukan selanjutnya berdasarkan keadaan sebelumnya. Sehingga nampak seolah- olah program dapat berpikir dan mengambil keputusan. Disinilah letak kekurangan komputer yaitu tidak mampu berpikir sendiri, semua hal yang dilakukan adalah berdasarkan perintah.
Dalam Pascal ada dua macam perintah seleksi kondisi, yaitu statement if…then dan case…of. Seleksi kondisi dengan if…then digunakan untuk mengambil satu keputusan diantara dua pilihan sedang seleksi kondisi dengan case…of digunakan untuk mengambil satu keputusan diantara banyak pilihan.
Perintah seleksi dalam Pascal digunakan untuk mengerjakan suatu proses/aksi jika suatu kondisi tertentu terpenuhi atau jika kondisi tertentu bernilai benar atau salah. Untuk menyatakan kondisi, memerlukan dua besaran yang dibandingkan dan operator (tanda pengoperasi) pembanding. Tanda-tanda atau operator pembandingan pada pascal terlihat seperti di bawah:
=    artinya sama dengan
=>  artinya sama dengan atau lebih besar 
>    artinya lebih besar
=<  artinya sama dengan atau lebih kecil 
<    artinya lebih kecil
<>  artinya tidak sama dengan

1. IF-THEN 

Statement built in if berfungsi untuk melakukan seleksi berdasarkan suatu kondisi tertentu. Bentuk struktur IF-THEN adalah sebagai berikut :

a. IF kondisi THEN statement

Statemen ini digunakan untuk mengendalikan jalannya suatu program berdasarkan suatu kondisi atau syarat yang diberikan. Ungkapan adalah kondisi yang diseleksi oleh statemen If. Bila kondisi yang diseleksi terpenuhi, maka statemen yang mengikuti Then akan diproses, sebaliknya bila kondisi tidak terpenuhi, maka yang akan diproses statemen berikutnya. Jika kondisi bernilai benar (TRUE) maka statemen akan dikerjakan. Jika kondisi bernilai salah (FALSE) maka statemen tidak akan dikerjakan. Dalam kata lain, bila kondisi terpenuhi maka statement dijalankan, jika tidak terpenuhi maka program tidak melakukan apa-apa.
Contoh program:
program lulus;
uses wincrt;
var
nilai : real;
begin
write ('jumlah nilai :');
readln (nilai); {pemasukan data}
if nilai > 60 then {seleksi kondisi variabel nilai}
writeln('lulus'); {dilaksanakan jika nilai lebih besar dari 60}
end.

b. IF kondisi THEN statement-1 ELSE statement-2

Perintah ini berguna untuk memilih statemen mana yang akan dikerjakan oleh komputer berdasarkan kondisi/syarat yang diberikan. Jika kondisi bernilai benar (TRUE) maka statemen1 akan dikerjakan. Jika kondisi bernilai salah maka (FALSE) maka statemen2 yang akan dikerjakan. Dengan kata lain, jika kondisi terpenuhi, maka statement1 akan dijalankan, jika kondisi tidak terpenuhi, maka statement2 akan dijalankan.
Statemen1 dan statemen2 dapat berupa suatu blok statemen tersendiri yang diapit oleh BEGIN...END. Apabila kata ELSE digunakan, maka statemen antara THEN dan ELSE tidak diakhiri dengan tanda titik koma(;). Jika diakhiri dengan tanda titik koma (;), maka statemen setelah kata ELSE tidak akan dikerjakan atau penyeleksian kondisi akan berhenti pada statemen sebelum kata ELSE. Jika tidak menggunakan kata ELSE (bentuk statemen IF....THEN....) maka statemen setelah then harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Contoh program:
program lulus1;
uses wincrt;
var
nilai : real;
begin
write ('jumlah nilai :');
readln (nilai);
if nilai > 60 then
writeln('lulus')
else
writeln('tidak lulus')
end.

2. CASE-OF

Case digunakan untuk menyederhanakan pemakaian if yang berantai, sehingga dengan case, kondisi dapat dikelompokkan secara logis dengan lebih jelas dan mudah untuk ditulis. Statement case juga digunakan untuk menyeleksi kondisi majemuk, dibanding if , pemakaian case lebih efisien. Dalam kata lain, case digunakan untuk perintah bercabang dengan banyak kondisi yang sudah diketahui nilainya.
Struktur CASE-OF mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan sejumlah statemen yang diawali dengan suatu label permasalahan (case label) yang mempunyai tipe sama dengan selector.
Statement yang mempunyai case label yang bernilai sama dengan case label yang bernilai sama dengan nilai selector akan diproses sedang statemen yang lainya tidak.
Jika pada sebuah kondisi dapat terdiri dari banyak range, maka dapat kondisi-kondisi yang ada dapat dipisahkan dengan koma.
Misalnya :
CASE Variabel Kondisi OF
CASE- LABEL 1; STATEMENT 1;
CASE- LABEL 2; STATEMENT 2;
........
CASE- LABEL N; STATEMENT N;
END; { end dari case }

Contoh program :
program nilai;
uses wincrt;
var
nilai : char ;
begin
write ('Nilai Numerik yang didapat A,B,C,D atau E :');
readln (nilai);
case nilai of
'A' : write('Sangat baik');
'B' : write('Baik');
'C' : write('Cukup');
'D' : write('Kurang');
'E' : write('Sangat kurang');
end;
end.

Thursday, 11 February 2016

Array


A. Definisi Array
Array merupakan sekumpulan nilai data yang dikelompokkan dalam sebuah variabel. Array digunakan bila ada beberapa nilai data yang tipe datanya sama dan akan mendapat perlakuan yang sama pula.
Misalnya ada 10 nilai data dengan tipe data string dan akan diolah dengan cara yang sama, maka akan lebih mudah jika menggunakan sebuah array dibandingkan bila menggunakan 10 variabel yang berbeda. Setiap nilai data di dalam sebuah array disebut elemen array dan masing-masing dibedakan dengan nomor indeksnya. Penulisannya adalah var (indeks). Sebagai contoh variabel array x menampung nilai-nilai bilangan bulat (3,6,8,7,5,1), berarti indeks untuk variabel x adalah 1 sampai dengan 6, dan ditulis sebagai x(1), x(2), x(3), x(4), x(5), dan x(6).
Array dapat diibaratkan sebagai kereta api dalam komputer, yang didalamnya terdapat gerbong-gerbong memori yang berisi data-data yang mempunyai tipe dan perlakuan yang sama. Untuk mengambil atau menampilkan nilai array dapat dianalogikan dengan mencari kursi dalam gerbong kereta api, maka pada karcis perlu dituliskan nomor gerbang. Array juga demikian, untuk menampilkan nilai array tinggal menyebutkan indeksnya. Misalkan untuk menampilkan nilai variabel x yang ke 5 dituliskan dengan x(5). Untuk dapat membuat variabel array maka terlebih dahulu harus didefinisikan nama variabel array dan berapa jumlah maksimalnya.

Wednesday, 10 February 2016

Bahasa Pemrograman

A. Definisi
Bahasa pemrograman atau yang lebih sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantiks yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan atau diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
B. Klasifikasi Pemrograman
  1. Berdasarkan tingkatnya
  • Bahasa tingkat rendah
  • Bahasa tingkat menengah
  • Bahasa tingkat tinggi

      2. Berdasarkan metodenya
  • Pemrograman terstruktur
  • Pemrograman berorientasi objek
  • Pemrograman visual
      3. Berdasarkan tujuan atau hasil

Pascal

A. Definisi
Pascal adalah suatu bahasa pemrograman tingkat tinggi (High Level Language) dan terstruktur yang orientasinya pada segala bidang. Pascal pertama kali dirancang oleh Professor Niklaus Wirth. Nama Pascal diambil dari nama seorang ahli matematika dan filosofi Perancis yaitu Bapak Blaise Pascal. Pascal termasuk jenis compiler.
B. Sejarah Perkembangan Pascal
Pascal pertama kali dibuat oleh Professor Niklaus Wirth yang merupakan seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP). Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal yang pertama kali menciptakan mesin penghitung. Professor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Pascal juga digunakan Professor Niklaus Wirth untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.
Pascal merupakan pengembangan dari bahasa ALGOL 60, yaitu bahasa pemrograman untuk sains komputasi. Pada tahun 1960, beberapa ahli komputer bekerja untuk mengembangkan bahasa ALGOL, salah satunya adalah Professor Niklaus Wirth dari Swiss Federal Institute Technology (ETH-Zurich) yang merupakan anggota grup yang membuat ALGOL.